Tips Memilih Warna Dapur Menurut Feng Shui 

Tips Memilih Warna Dapur Menurut Feng Shui 

Metroterkini.com - Dalam feng shui, ada beberapa ruangan dan area yang sangat penting di rumah, salah satunya dapur.   Dapur adalah tempat untuk memasak makanan, baik untuk diri sendiri maupun keluarga. Hal ini mewakili bagaimana Anda memelihara diri sendiri, yang mempengaruhi vitalitas dan kesejahteraan secara keseluruhan.  

Selain itu, dapur juga merupakan tempat menyimpan makanan, yang juga mempengaruhi kesehatan. Aspek penting lainnya dari dapur adalah sebagai jantung rumah.  Ini adalah area sentral keluarga, kerabat, dan tama sering berkumpul untuk mengobrol, makan, menikmati minuman, serta menghabiskan waktu bersama. 

Dalam feng shui, dapur juga mewakili seberapa baik yang dapat Anda lakukan di dunia ini. Sebab, jika Anda dapat memberi makan diri sendiri dan keluarga dengan makanan bergizi serta seimbang, Anda dapat memperoleh banyak kesuksesan serta kemakmuran.  

Orang sering bertanya tentang warna terbaik untuk dapur menurut feng shui. Ada banyak cara berbeda melihat warna dalam feng shui. Namun, dilansir dari The Spruce, Rabu (6/10/2021), salah satu pendekatan paling sederhana untuk menerapkan teori warna feng shui adalah melihat lima elemen.

Lima elemen atau lima fase adalah praktik yang digunakan dalam feng shui. Lima unsur itu adalah tanah, api, air, kayu, dan logam. 

Masing-masing elemen sesuai dengan jenis energi tertentu dan mereka bekerja sama untuk menyeimbangkan serta memberi makan satu sama lain. Setiap elemen juga terhubung ke warna tertentu. 

Salah satu cara bekerja dengan lima elemen dan warna di dapur adalah mempertimbangkan bahwa sudah ada dua elemen yang ada, yakni api dan air.  Elemen terpenting di dapur adalah api yang ada di kompor. Bahkan, meski menggunakan kompor listrik atau gas, Anda masih memiliki elemen api pemanas tempat memasak makanan. Di dapur, Anda juga memiliki elemen air dalam bentuk wastafel. 

Lantaran dapur sudah memiliki elemen api dan air, Anda mungkin ingin menghindari menambahkan lebih banyak warna elemen api dan air. Namun, kelima elemen itu harus seimbang tanpa ada kelebihan atau kekurangan salah satu elemen tertentu. Air terhubung dengan warna hitam.  Tidak apa-apa memiliki aksen hitam, tetapi terlalu banyak air dapat memadamkan api yang dibutuhkan di dapur, jadi sebaiknya hindari terlalu banyak warna hitam.  

Anda mungkin juga ingin menghindari banyak warna merah di dapur, yang melambangkan api. Namun, terlalu banyak api di dapur dapat membakar sumber daya Anda. Daripada menambahkan lebih banyak api dan air, lebih baik memasukkan elemen yang tersisa, yaitu logam, tanah, dan kayu, untuk menciptakan keseimbangan. 

Nah, berikut ini beberapa tips sederhana menambahkan atau memasukkan elemen logam, tanah, dan kayu ke dapur melalui warna. 

Putih terhubung ke elemen logam
Warna ini umumnya dianggap sebagai warna yang bagus untuk dapur karena menciptakan latar belakang bersih yang menonjolkan pelangi makanan. Piring putih, lemari, dan countertops semuanya bisa menjadi tambahan yang indah untuk dapur. Putih juga mewakili kemurnian dan kebersihan, yang merupakan kualitas positif untuk dapur.  
Warna metalik seperti baja tahan karat, warna perak, dan kuningan juga bagus untuk memasukkan elemen logam serta menciptakan lebih banyak keseimbangan di dapur.  Salah satu cara memasukkan warna metalik ke dapur adalah memilih pegangan kabinet logam.  

Warna elemen bumi 
Warna-warna tanah seperti kuning dan cokelat juga bisa menjadi pendukung di dapur. Hal ini meliputi lantai kayu, lemari kayu cokelat, atau meja makan kayu cokelat. Kuning dikatakan meningkatkan nafsu makan Anda, yang mungkin atau mungkin bukan konsekuensi yang diharapkan.  

Warna elemen kayu 
Elemen kayu terhubung ke biru, hijau, dan teal. Anda dapat memasukkan elemen kayu ke dapur seperti serbet teal, backsplash biru atau hijau cerah, atau taman herbal dengan tanaman hijau hidup. Biru juga merupakan warna yang paling tidak menggugah selera dalam feng shui. Masukkan biru menjadi warna yang mempercantik dapur Anda.  [**]

Berita Lainnya

Index